Wisata Virtual Picknic Juara Favorit Indonesia Startup and Tourism Insight 2021

Startup wisata virtual garapan tim mahasiswa Universitas Padjadjaran, Picknic meraih juara favorit di ajang Indonesia Startup and Tourism Insight 2021. Usaha rintisan ini menghadirkan wisata alternatif secara daring di masa pandemi Covid-19. Lewat ruang maya, mereka menggaet para pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM untuk berpromosi.

Ada empat mahasiswa Universitas Padjajaran angkatan 2019 dari berbagai fakultas yang merintis Picknic. Mereka adalah Muhammad Maftuh Rizki Rahardjo, Muhamad Ikbal Dewantara, Muhammad Syarif Aulia Rahman, dan Resqazan Ardyananda. Para mahasiswa ini mengembangkan wisata virtual di daerah seputar Bandung dengan teknologi kamera 360 derajat, sehingga peserta bisa leluasa melihat ke berbagai arah.

Sambil menyelesaikan pengembangan situs Picknic.id dan aplikasi mobile, mereka mengikuti lomba Indonesia Startup and Tourism Insight 2021 yang digelar Business Indonesia Singapore Association. Dari laman Universitas Padjajaran, tahun ini kompetisi itu mengangkat tema pariwisata untuk menghadirkan solusi strategis dalam membangkitkan sektor usaha pariwisata yang sedang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Chief Executive Officer Picknic, Muhammad Maftuh Rizqi Rahardjo mengatakan, sejauh ini mereka telah membuat tiga wisata virtual di sela kuliah. Tema perdana tentang peristiwa sejarah Bandung Lautan Api. Topik berikutnya kuliner Kopi Purnama, kemudian permainan tradisional anak-anak di daerah Pasir Kunci. “Yang terbaru dan masih dalam proses tentang Museum Sri Baduga,” katanya kepada Tempo, Sabtu 4 Desember 2021.

Tim inti wisata virtual itu melibatkan 30 mahasiswa dari berbagai jurusan dan mayoritas angkatan 2019. Ada pula 45 sukarelawan yang ikut membantu. Wisata virtual yang mereka buat bertujuan mengobati rasa jenuh masyarakat. Survei kecil-kecilan yang mereka buat menunjukkan sekitar 80 persen responden merasa bosan selama pandemi Covid-19 karena tak bisa pergi berwisata. “Target kami adalah masyarakat luas, termasuk anak-anak dan pelajar,” ujar Maftuh pada September 2021.

Wisata virtual berjudul Napak Tilas Bandung Lautan Api yang berlangsung pada 28 Agustus 2021 menjadi karya perdana mereka. Pesertanya mencapai 500 orang, gratis. Bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, wisata virtual itu dipandu Jeanatasia Kurnia Sari, Putri Indonesia Jawa Barat 2020.

Setelah pelesir, peserta wisata virtual diajak mengenal produk UMKM. Total ada 50 UMKM yang mereka ajak bergabung. “Di setiap acara kami gilir sekitar 10 sampai 15 UMKM,” kata Maftuh. Jatah waktu promosi masing-masing UMKM selama 15 menit.

Pemilik UMKM bisa menyiapkan promosi produknya lewat tayangan video buatan sendiri atau secara langsung saat siaran langsung. Pengelola Picknic membebaskan UMKM berkreasi dalam menarik wisatawan virtual untuk membeli produk dan jasa mereka. Peserta wisata yang berminat bisa bertransaksi secara daring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.